Harian Joglosemar
PASAR KLIWON—Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo, menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Klewer, Selasa (11/1). Selain PKL, pedagang penghuni kios tetap juga menjadi sasaran penertiban, karena penataan barang dagangan masih semrawut.
Penertiban dilakukan, untuk mengatasi kepadatan dan mempelancar, akses jalan di tengah pasar. Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo, Subagyo, mengatakan, DPP berniat mengawasi kondisi Pasar Klewer secara rutin.
”Pelanggaran sering dilakukan oleh sebagian besar pedagang pasar, misalnya pada pedagang kios tetap. Pedagang kios tetap sering menganggu akses jalan dengan menaruh daganganya selangkah lebih maju dari dari batas ketentuan,” katanya.
Selain itu, PKL, juga dinilai melanggar aturan, dengan menempatkan barang dagangannya di depan pedagang kios tetap dan pinggiran jalan tengah pasar. ”Sehingga pedagang kios tetap, merasa terganggu dan dapat menutupi barang dagangannya, keberadaan PKL di tengah pasar juga membuat kondisi jalan tengah pasar padat,” ujarnya.
Subagyo mengatakan, sebenarnya DPP tidak tega menertibkan PKL. Namun pihaknya harus mendengarkan berbagai kalangan untuk menjadikan Pasar Klewer tempat belanja yang nyaman.
Salah seorang pedagang Pasar Klewer, Andi, mengatakan, penertiban pedagang yang melanggar aturan wajar, karena untuk kenyamanan pedagang dan calon pembeli.
*Anisaul Karimah
0 comments:
Poskan Komentar