BANJARSARI (JS)—Pedagang Kali Lima (PKL) di Jalan S Parman, Gilingan minta kejelasan dan sosialiasai rencana relokasi ke terminal travel. PKL sepakat pindah, asal ada sosialisasi awal sehingga tidak terjadi gejolak.
Rencana relokasi PKL itu, untuk mengembalikan fungsi trotoar untuk pengguna jalan. Koordinator Pedagang Pasar Gilingan, Martono (48), mengatakan, pedagang antusias dan sepakat mendengar Pemkot akan mencarikan lokasi baru PKL. Mereka bahkan sadar, keberadaan di trotoar sudah menganggu akses jalan untuk masyarakat.
”Pedagang di sini setuju dan sepakat jika dipindahkan ke lokasi yang lebih baik, tapi harus ada sosialisasi yang jelas dari Pemkot kapan realisasi akan dilakukan biar nanti pedagang bisa siap-siap,” katanya, kepada Joglosemar, Jumat (28/1).
Ada sekitar 121 pedagang di sepanjang Jalan S Parman yang sudah didata Pemkot, jumlah ini tidak bisa ditambah lagi. Selama ini pedagang juga ditarik retribusi dari Pemkot dua kali sehari sebesar Rp. 200. ”Pedagang sudah diminta agar tertib dan rapi saat menggelar dagangan. Kalau ada pedagang yang tidak mematuhi akan saya tegur,” ujarnya.
Pedagang lain, Puji Winarni (52) juga setuju untuk dipindah. Bahkan jika diberikan kios, dia malah senang, karena tidak mangkal lagi di pinggir jalan. ”Walaupun saya belum mendengar rencana pemindahan lokasi, tapi saat sangat setuju jika dipindah di lokasi baru,” ujarnya.
Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo Subagyo, mengatakan, sosialisasi relokasi yang diminta pedagang masih lama, karena menunggu pembangunan Terminal Tirtonadi rampung. Untuk lokasi baru di terminal travel Gilingan, rencananya, akan dibangun pasar tradisional. ”Setelah jadi, PKL yang ada di Jalan S Parman akan dipindah semua, mungkin 2013 sudah selesai semua,” katanya. n Ari Welianto
0 comments:
Poskan Komentar