Kamis, 27 Januari 2011

Pedagang Srikaya Huni Pasar Ayu

BANJARSARI—Sejumlah pedagang buah Srikaya yang biasa berjualan di sekitar Stasiun Solo Balapan segera dipindahkan ke Pasar Ayu. Recananya mereka akan ditempatkan di halaman depan Pasar Ayu.
Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap para pedagang buah Srikaya. Setidaknya ada sepuluh pedagang yang akan diakomodasi dan ditempatkan dalam area Pasar Ayu.
”Sebelumnya sudah kita lakukan pendataan dan ada sepuluh PKL. Nantinya akan kita masukan dalam area pasar biar menjadi satu dengan pedagang lainnya dan agar lingkungan sekitar stasiun bisa lebih rapi,” katanya, Rabu (26/1).
Bagi para pedagang ini, DPP akan menyediakan tenda payung untuk berjualan yang ditempatkan di halaman depan pasar. Meskipun berada di depan pasar, mereka akan diatur dan dijamin tidak menganggu akses masuk pembeli ke dalam pasar. ”Meskipun PKL ini kita tempatkan di depan pasar kami jamin tidak akan menganggu pedagang yang ada di dalam. PKL juga tidak akan kami izinkan memperluas lapak jualannya, area jualan mereka dibatasi sesuai ukuran tenda payung,” katanya.
Tenda Payung
Relokasi pedagang buah Srikaya ini, lanjut dia, kemungkinan baru akan dilakukan pada akhir 2011 mendatang. Pasalnya dana untuk pengadaan tenda payung ini baru akan diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada APBD Perubahan tahun 2011.
Saat ini pun revitalisasi Pasar Ayu belum rampung sepenuhnya. Pada bulan Maret mendatang baru akan dilanjutkan pembangunan tahap II yaitu menyelesaikan pengerjaan lantai dua Pasar Ayu. Untuk pembanguan tahap II ini tersedia anggaran sebesar Rp 1,2 miliar.
”Di APBD Perubahan nanti kita akan mengajukan permohonan dana lagi sekitar Rp 1 miliar untuk penyempurnaan pembangunan Pasar Ayu. Penyempurnaan ini termasuk pengadaan tenda payung untuk PKL dan juga beberapa set meja dan kursi yang diminta sejumah pemilik warung makan,” ujarnya.

Rachmadhani Fitriastuti

0 comments:

Poskan Komentar